Abdul Fikri Faqih: Karya Cetak dan Rekam Mampu Telusuri Sejarah Bangsa

    Abdul Fikri Faqih: Karya Cetak dan Rekam Mampu Telusuri Sejarah Bangsa
    Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih

    JAKARTA - Berbagai karya cetak dan karya rekam dari penerbit dan studio rekam sebetuknya bisa dijadikan alat untuk menelusuri jejak sejarah bangsa. Dari karya cetak dan rekam itu, bisa dilihat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, serta sejarah masa lalu bangsa. 

    Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menuturkan hal ini saat memimpin rapat dengar pendapat dengan Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas). "Karya cetak dan rekam merupakan aset kebudayaan bangsa. Ia berperan sebagai alat telusur catatan sejarah, jejak perubahan, dan perkembangan bangsa, " tutur Fikri saat rapat yang berlangsung di Gedung Nusantara II, Senayan, Kamis (7/4/2022).  

    Vixion 2017 Full Modif Keren
    market.biz.id Vixion 2017 Full Modif Keren
    4% Rp 25.000.000
    Beli sekarang!

    Rapat dengar pendapat dengan Kepala Perpusnas ini menyoal kemajuan program Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (SSKCR) yang dilakukan Perpusnas. Dimana terdapat regulasi yang mengatur soal ini, yaitu Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2018 Tentang SSKCR sebagai pengganti UU Nomor 4 Tahun 1990. Dorongan utama perubahan UU ini, ungkap Fikri, adalah perlunya perubahan paradigma bahwa karya cetak dan rekam dari para penulis dan pelaku rekaman merupakan aset kekayaan bangsa. 

    Politisi fraksi PKS itu bilang, paradigma yang dibangun dalam UU SSKCR itu adalah bagaimana membangun kesadaran bersama, khususnya perusahaan penerbit dan produsen rekaman memberikan salinan hasil terbitan dan rekamannya ke Perpusnas. Serah simpan seperti itu tidak saja menyimpan produk cetak dan rekam, tapi juga mengabadikan konten dalam produk cetak dan rekam tersebut, terutama yang bersentuhan dengan sejarah di Perpusnas. 

    "Hadirnya UU SSKCR ini merupakan tuntutan dari kemajuan zaman dan perkembangan teknologi informasi. Ini juga merupakan bentuk nyata kemajuan teknologi digital atau elektronik diantaranya buku digital, koran digital, dan publikasi digital lainnya, " tutup legislator dapil Jawa Tengah IX tersebut. (mh/aha)

    Abdul Fikri DPR RI KOMISI X PKS
    Publikbali.com

    Publikbali.com

    Artikel Sebelumnya

    Arsul Sani Sampaikan Pentingnya Kehati-hatian...

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Ray verified

    Suferi

    Suferi verified

    Postingan Bulan ini: 8

    Postingan Tahun ini: 55

    Registered: May 4, 2021

    Suhendi

    Suhendi verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 10

    Registered: Apr 25, 2022

    HermanDjide

    HermanDjide verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 72

    Registered: Nov 23, 2021

    Edi Purwanto

    Edi Purwanto verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 0

    Registered: Sep 18, 2021

    Profle

    Ray verified

    Bali Putra Dewata  BB Agung Kuasai Group A Turnamen Pumek Cup 
    Sulinggih Jadi Korban, Investasi DOK Rugikan Ribuan Warga Bali
    Babinsa Monitoring Perkembangan Hewan Ternak di Pacung
    Tim Penyidik Kejari Buleleng Geledah Kantor LPD Anturan

    Rekomendasi

    Mengenal Pupuk Dasar Menanam Cabai Rawit
    Ingin Tau Sejarah AAU ?, Museum Karbol  Dibuka Untuk Umum 
    Ciptakan Bersih, Nyaman dan  Sehat, Babinsa Serta Warga Desa Penuktukan Karya Bakti  Bersama
    Cegah Virus PMK, Babinsa Banjar Kawal  Kegiatan Penyemprotan Kandang Ternak Warga
    Pembekalan Ibu Winayadhti Kanya Sena Menyambut HUT WARA Ke 59

    Ikuti Kami